Basahi Embun Pagi

            Karya : Raden Hilhamdan Muksit


Dimalam yang sepi sunyi
Terdengar satu gentingan hujan,satu dari ribuan tetesan
Mengalir sudah keujung genting yang curam
Bertanda  terjadinya pergantian musim

Ribuan air turun kebumi
Untuk membentuk suatu anugrah yang allah berikan
Dari atas hingga kebawah
Dengan pelantara air hujan

Kini malam beranjak pagi
Malam yang sudah dilewati derasnya hujan
Dipagi hari ini hanya sisa tetesan air hujan malam
Yang kini disebut embun pagi


Cianjur,14 November 2016


Berharap Itu ?

                      Karya :Raden Hilhamdan Muksit

Aku ya aku bukan orang lain
Akan tetapi aku adalah kamu
Dimana di antara kita satu ngikat dan satu melepas
Ketika tali itu terlepas
Apa daya aku yang hanya bisa berharap
Berharap hadirnya dirimu lagi 
Berharap mengikat seperti dulu kala
Aku tahu, Berharap itu ?
Berharap itu adalah sebuah tujuan yang tidak pasti
Yang terselimuti oleh pahit bukan manis
Haruskah aku pergi dari kota ini !!
Apakah harus aku pergi dari dunia ini !!
Bila itu bisa membuatmu tersenyum aku akan lakukan
Bila itu bisa membuatmu melupakanmu akan aku laksanakn sepenuh hatiku
Asalkan ....
Aku bisa berhenti berharap kepadamu

Cianjur, 08 Februari 2017



manis itu dimana pandangan pertama dimulai
akan tetapi saling malu-malu tapimau
saling lirik-lirik dan saling menengok
deg..... deg.... deg.... suara hati pun mulai berbunyi

mencoba untuk bertanya namun malu untuk bilang
akhirnya cuman bisa modus lirik kanan dan lirik kiri , begitupun dia

detik demi detik mulai berani berbicara
satu kata dua katapun mulai berbunyi , kata-kata manisnya itu loh bikin grogi :D

ketika ku makan kemudian aku cegukan , dan dia melirikku , ntah karena apa dia melirk ku heheh
ntah dia khawatir atau apa :D

setelah itu sesudah makan diapun menawari ku air minum karena melihat tadi aku cegukan

duh manisss banget saat pandangan pertama itu , pokoknya ga ada yang manis selain pandangan pertama :3

#mimin lagi curhat :D

Kembali Menghilang

       Karya : raden Hilhamdan Muksit

satu demi satu hilang lah sudah
kini tinggal hanya aku seorang
kemanakah engkau
apakah bisa kembali berkumpul lagi ?
bercanda ria satu sama lain !
saat ini aku butuhkalian kawan
kenapa kau pergi
pergi meninggalkan ku sendiri

kenapa dan kenapa
cuman aku yang bertahan sampai titik sekarang ini
apakah kalian tidak mau berjuang bareng2 lagi ?
aku hanya ingin kalian
karena kalian tuh susah senang sedih
selalu menghadapi dengan senyuman
candaan dan tawa yg membuat orang bahagia

kumohon semuanya kembali berkumpul bersama lagi
rasa kangen ini sungguh besar dibandingkan dengan harta kekayaan :(

Cianjur,28 Agustus 2016

Aku ingin

Aku ingin mendekatimu
Akan tetapi aku takut
Takut akan hal berujung perpisahan
Aku ingin mendekatimu
Setulusnya dalam hatiku
Tapi, aku tak punya apapun untuk mu
Kecuali, Cinta yang tulus

Cianjur, 26 Agustus 2016
Andai Aku
                karya : Raden Hilhamdan Muksit

Bila aku pergi apakah aku masih bisa lihat wajah manismu
Bila aku mati ditelan bumi masih bisakah diriku ini memelukmu
Apakah aku bisa kembali dalam pilu mu
Jika semua itu tidak bisa
Biarkan ku bersamamu untuk terakhirkalinya
Untuk bisa membuat sebuah memory kecil yang tak bisa dilupakan olehmu


Cianjur,25 Agustus 2016
Luka

Sungguh dan jujur aku menangis dalam pilu
Menanggung semua beban untuk keduakalinya
Kini luka ini terbuka kembali
Sekarang rasa trouma itu datang lagi kemari
Inginku rasanya pergi jauh untuk tidak kembali kedunia ini
Aku hanyalah aku yang mencoba membuka hati
Akan tetapi kini tertutup rapat kembali
Karena semua ini terulangkali dengan kejadian di dua orang berbeda

Citulang,22 agustus 2016
#untukmudisana
Diberdayakan oleh Blogger.

Halaman