PUISI_BASAHI EMBUN PAGI

by 23.33 0 komentar

Basahi Embun Pagi

            Karya : Raden Hilhamdan Muksit


Dimalam yang sepi sunyi
Terdengar satu gentingan hujan,satu dari ribuan tetesan
Mengalir sudah keujung genting yang curam
Bertanda  terjadinya pergantian musim

Ribuan air turun kebumi
Untuk membentuk suatu anugrah yang allah berikan
Dari atas hingga kebawah
Dengan pelantara air hujan

Kini malam beranjak pagi
Malam yang sudah dilewati derasnya hujan
Dipagi hari ini hanya sisa tetesan air hujan malam
Yang kini disebut embun pagi


Cianjur,14 November 2016


Coretan

Developer

Cras justo odio, dapibus ac facilisis in, egestas eget quam. Curabitur blandit tempus porttitor. Vivamus sagittis lacus vel augue laoreet rutrum faucibus dolor auctor.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Halaman