Curahanku

by 22.42 0 komentar

Curahanku Yang Kunjung Luput




Ntalah aku harus gimana lagi, harus apa lagi untuk hari ini dan selanjutnya. Apa mungkin dengan tulisan tulisan ini bisa membuatku bahagia sendiri tanpa orang lain tanpa seorang teman dan sahabat. Apalah aku arti dari semua ini aku hanya insan biasa yang tak punya apa-apa , yang tak di bekali apa-apapun . ini lah aku sang bujanggga yang selalu gagal dalam hal bercinta. Aku memang tak pantas untuk mencintai dan dicintai orang aku hanya lah sampah yang tertiup angin dan singgah di pepohonan yang amat kering kemudian di terbangkan lagi oleh badai yang menerjang ombak, yang tak peduli akan di ombak ambik kemana-kemana. Aku yang dulu mengaku sang pangeran cinta sekarang hanyalah seorang bayangan yang tidak luput dari kesepian dan kesendirian aku hanya ingin memeluk bulan dan bintang aku hanya punya kalian berdua untuk menemani tiap malam kelam ku ini tak ada lagi rasa sayang  pada siapapun mau ornag yang dekat apa lagi jauh . aku tak akan lagi mempunyai perasaaan kepada seseorang . aku ingin melupakan semua kejadian ini dan kejadian masalalau dan datang lah masadepan yang cerah untukku aku tidak perlu pendamping karena aku yakin allah akna mempersiapkan bidadarinya kepadaku dan  akan menurunkanya kepadaku agar aku tak kesepian.
Rasanya ku ingin kembali kemasalalu yang selalu bersama setiap saat bersama kawan lama ku dari semenjak kecil akan tetapi dia mulai meninggalkan sedikit demi sedikit karena keluarganya. Aku yang waktu dulu yang tidak pernah mengerti apa-apa sekarang aku mengerti apa yang kamu maksud. Aku ingin menunggu mu tapi kamu kemana aku tak tau dimana kau berada apakah kamu masih mengenalku atau tidak sama sekali.

Dan aku ingin pergi kemasa aku pertamakali bersekolah disana begitu indah tidak ada keraguan walau sering ada pertikaian akan tetapi begitu bahagia bersama kalian kini kalian sudah berubah sudah tak ada, tidak ada yang mau bicara padaku dan sampai-sampai tidak mengenal. Mungkin saat bertemu sekarang kita sama-sama egois ingin sama ingin myenpa dahulu. Akan tetapi itu semua ku terima karena bagaimanapun kamu adalah temanku yang paling indah hingga sekrang. Tidak luput juga dari duka mu yang pernah hadir dalam temanku . maafkan teman mu ini yang suka mencacimaki atau meledekmu sampai sampia kamu emosi . iya mungkin itu masakecil yang tak tau dosa tapi sekarang aku sadar bahwa selama ini aku salah menilai seseorang. Dan kini aku menemukan sahabt di sekolah selanjutnya , akan tetapi sama saja sepert itu aku sendirian aku selau di cacimaki begitu pula sekarang aku ingin membalas cacian itu tapi aku mencoba menahan emosi ini . apakah aku salah atau benar menahan rasa ingin menegor temnaku yang selalu mencaci ini. Aku ingin orang lain merasakan apa yang aku rasakan ini saat ini. Aku selalu merasakan apayang orang lain rasakan tapi orng lain tak pernah menghargai orang yang pernah merasakannya. Apakah akuhanyalah di anggap sampah ? atu mungkin debu yang singgah? Aku sudah tidak tahan untuk saat ini aku harus bagai mana lagi, teman bercerita pun aku tak punya satu pun sekali punya pun itu cepat atau lambat akan di bocorkan oleh teman tersebut keteman yang lain karean pasti dalam pertemanan akan ada konflik dan akan memebuka  aib temannya yang sering bercerita kepadanya. Hayan lah duka yang kurasakan ini aku mohon datang lah temanku yag kama aku kangen saat kita bersama aku tak butuh teman yang baru teman baru hanyalah teman bangsat yang tak mengeti apa yang ingin kulakukan dan ingin kurasakan. Bila pada masany aku bisa membuat lorong waktu atatu mesin waktu aku akan menghentikan waktu ini dan tidak akan kemabali kemasa depan aku ingin dimasa lalu yang bahagia ini. 

Coretan

Developer

Cras justo odio, dapibus ac facilisis in, egestas eget quam. Curabitur blandit tempus porttitor. Vivamus sagittis lacus vel augue laoreet rutrum faucibus dolor auctor.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Halaman